Rp 100 juta bisa buat apa, jadi berapa dan dalam jangka waktu berapa lama

Sebelum memberikan beberapa alternatifnya, PT Rumah Saham Indonesia mengucapkan selamat merayakan Idul fitri 1441 H, semoga dibersihkan semua dosa & di terima semua amal kebaikan selama ini.

Menjawab pertanyaan diatas, berikut ini alternatif yang kami berikan:

  1. Di taruh di deposito, dengan asumsi dapat bunga 8% per tahun, maka tiap bulan bisa dapat sekitar Rp 650.000,-  dan pada akhir tahun kembali Rp 100 juta nya.
  2. Ditaruh di saham BBRI, dengan harga terakhir 2.480 bisa dapat 402 lot. Dengan asumsi 1 tahun ke depan harga BBRI di 3.100, maka saat dijual modal 100 jutanya bisa menjadi 125 juta
  3. Diversifikasi dalam aset saham dan bisnis Agen Rumah Saham Indonesia
Modal Rp 100 jutaAlokasi DanaProyeksi 1 tahun ke depan
Modal Agen RSIRp 10.000.000Antara Rp 10.000.000 sampai tak terhingga
Kas dan cadangan bisnisRp 25.000.000Rp 0- tak terhingga
Trading sahamRp 65.000.000Rp 231.118.725

Kas dan cadangan bisnis dalam bisnis Agen Rumah Saham Indonesia ini dengan asumsi mitra bisnis memperkerjakan 1 atau 2 orang staf yang tugas utamanya buat promosi, baik secara online ataupun offline.

Katakanlah gaji staf adalah Rp 3-5 juta per bulan, maka pengeluaran per bulan adalah Rp 6-10 juta per bulan atau dibulatkan Rp 8 juta per bulan.

Dengan asumsi produktivitas setiap staf terbagi dalam:

  1. Peserta dengan sistem pembayaran bulanan: 10 peserta per bulan
  2. Peserta dengan sistem pembayaran 4 bulanan: 5 peserta per bulan
  3. Peserta dengan sistem pembayaran per tahun: 2 peserta per bulan

Dengan asumsi semua peserta belajar selama 1 tahun, berikut ini perhitungan omzet mitra bisnis

  1. Peserta bulanan: 10 orang per bulan

Bagi hasil buat mitra bisnis adalah Rp 50.000,- per bulan per peserta selama peserta masih di Rumah Saham Indonesia

Omzet: 10x2x50.000 = Rp 1.000.000,- per bulan, setahun: Rp 12.000.000,-

Total peserta: 24 peserta per bulan atau 240 peserta selama setahun

  1. Peserta 4 bulanan: 5 orang per bulan

Bagi hasil buat mitra bisnis adalah Rp 200.000,- per bulan per 4 peserta selama peserta masih di Rumah Saham Indonesia

Bulan ke-1: 5x2x200.000 = Rp 2.000.000,-

Bulan ke-2: 5x2x200.000 = Rp 2.000.000,-

Bulan ke-3: 5x2x200.000 = Rp 2.000.000,-

Bulan ke-4: 5x2x200.000 = Rp 2.000.000,-

Bulan ke-5: [5x2x200.000] +  [5x2x200.000]= Rp 4.000.000,-

Bulan ke-6: [5x2x200.000] +  [5x2x200.000]= Rp 4.000.000,-

Bulan ke-7: [5x2x200.000] +  [5x2x200.000]= Rp 4.000.000,-

Bulan ke-8: [5x2x200.000] +  [5x2x200.000]= Rp 4.000.000,-

Bulan ke-9: [5x2x200.000] +  [5x2x200.000] +  [5x2x200.000]= Rp 6.000.000,-

Bulan ke-10: 5x2x200.000] +  [5x2x200.000] +  [5x2x200.000]= Rp 6.000.000,-

Bulan ke-11: 5x2x200.000] +  [5x2x200.000] +  [5x2x200.000]= Rp 6.000.000,-

Bulan ke-12: 5x2x200.000] +  [5x2x200.000] +  [5x2x200.000]= Rp 6.000.000,-

Total omzet setahun: Rp 28.800.000,-

Total peserta: 120 peserta setahun

  1. Peserta tahunan: 2 orang per bulan

Bagi hasil buat mitra bisnis adalah Rp 200.000,- per bulan per 4 peserta selama peserta masih di Rumah Saham Indonesia

Omzet: 2x2x600.000 = Rp 2.400.000,- per bulan, per tahun: Rp 28.800.000,-

Total peserta: 24 peserta setahun

Perhitungan Pemasukan dan pengeluaran bulanan

Uang kas dan cadangan bisnis: Rp 25.000.000,-

Pengeluaran rutin: Rp 8.000.000,- per bulan

Pemasukan rutin

Bulan ke-1 sampai ke-4           : Rp 5.400.000,-

Bulan ke-5 sampai ke-8           : Rp 7.400.000,-

Bulan ke-9 sampai ke-12         : Rp 9.400.000,-

Bulan ke- 1: [Rp 8.000.000 – Rp 5.400.000]= – Rp 2.600.000,-

Kas akhir bulan ke-1: Rp 22.400.000,-

Bulan ke- 2: [Rp [Rp 8.000.000 – Rp 5.400.000]= – Rp 2.600.000,-

Kas akhir bulan ke-2: Rp 19.800.000,-

Bulan ke- 2: [Rp [Rp 8.000.000 – Rp 5.400.000]= – Rp 2.600.000,-

Kas akhir bulan ke-3: Rp 17.200.000,-

Bulan ke- 2: [Rp [Rp 8.000.000 – Rp 5.400.000]= – Rp 2.600.000,-

Kas akhir bulan ke-4: Rp 14.600.000,-

Bulan ke- 5: [Rp 8.000.000 – Rp 7.400.000]= – Rp 600.000,-

Kas akhir bulan ke-5: Rp 14.000.000,-

Bulan ke- 6: [Rp 8.000.000 – Rp 7.400.000]= – Rp 600.000,-

Kas akhir bulan ke-6: Rp 13.400.000,-

Bulan ke- 7: [Rp 8.000.000 – Rp 7.400.000]= – Rp 600.000,-

Kas akhir bulan ke-7: Rp 12.800.000,-

Bulan ke- 8: [Rp 8.000.000 – Rp 7.400.000]= – Rp 600.000,-

Kas akhir bulan ke-8: Rp 12.200.000,-

Bulan ke- 9: [Rp 8.000.000 – Rp 9.400.000]= Rp 1.400.000,-

Kas akhir bulan ke-9: Rp 13.600.000,-

Bulan ke- 10: [Rp 8.000.000 – Rp 9.400.000]= Rp 1.400.000,-

Kas akhir bulan ke-9: Rp 15.000.000,-

Bulan ke- 11: [Rp 8.000.000 – Rp 9.400.000]= Rp 1.400.000,-

Kas akhir bulan ke-9: Rp 16.400.000,-

Bulan ke- 12: [Rp 8.000.000 – Rp 9.400.000]= Rp 1.400.000,-

Kas akhir bulan ke-9: Rp 17.800.000,-

Bagaimana bila produktivitas karyawan 2-5 kali lipat atau lebih ? Tinggal kalikan saja.

Bagaimana trading saham selama 1 tahun dengan modal awal Rp 65 juta bisa menjadi Rp 230 an juta ? Itu dengan asumsi target profit 5% per 2 minggu dan profit diakumulasikan secara terus-terusan ke dalam modal awal.

Standar target profit di Rumah Saham Indonesia adalah:

  • Harian: 2-5%
  • 1-2 minggu: 5-10%
  • Saham-saham dengan target minimal 13%

Bilamana mitra usaha masih baru banget di saham, belum biasa buy sell harian, bisa mengikuti saham-saham yang diberikan target minimal 13% atau 5-10% 1-2 mingguan yang seringkali melebihi target persentase dan waktunya.

Dengan perhitungan diatas, tingkat bagi hasil diatas yang paling besar otomatis bilamana mengikuti plan C: diversifikasi dalam aset berupa saham dan bisnis. Nilai sosial dari plan ini juga bisa membuat mereka yang selama ini menganggur menjadi ada penghasilan. Minat menjadi mitra bisnis Rumah Saham Indonesia ? Silahkan di print Formulir Agen Rumah Saham Indonesia lalu dikirimkan ke alamat kami.

Bagikan artikel ini

Please Login to Comment.